Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Juni 2015

Unik, Ketika Uang Kerokan Bisa Untuk Beli Mobil Milyaran

Gambar: Setumpuk uang receh yang akan digunakan membeli mobil (kapanlagi.com)

Siapa yang tak terkaget-kaget bahkan shock tatkala mendengar bahwa uang receh bisa untuk membeli mobil? Yap, tentu kita semua akan terkaget-kaget bukan? Soalnya kejadian seperti ini cukup langka dan sepertinya hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melakukannya.

Seperti kita tahu, uang receh diibaratkan uang yang tak penting banget lantaran uang receh biasanya dianggap uang sisa yang hanya bisa digunakan untuk kerokan atau untuk menebak gambar atau angka koin yang digunakan seorang wasit sebelum memimpin pertandingan bola.

Tapi ini benar-benar unik, lantaran seorang warga China mampu membeli mobil seharga milyaran hanya dengan mengumpulkan uang koin (receh) yang dikumpulkannya selama bertahun-tahun. Seperti yang dilansir laman berita Sanghaiist. Sumber

Seorang konsumen asal Shenyang ini mampu membeli mobil seharga 680 ribu yuan yang apabila dirupiahkan senilai 1,64 milyaran serta selembar cek senilai 20 ribu yuan atau 43 jutaan rupiah. 

Melihat konsumen dealer ini membeli mobil dengan uang koin (receh) tentulah pihak dealer terkejut dan seperti shock lantaran tak biasanya konsumennya menggunakan uang receh untuk membeli barang yang harganya cukup fantastis.

Bagaimana dengan kita? Tentu kita langsung bisa menjawab, ah nggak mungkin mana bisa ngumpulin uang receh hingga mencapai nominal milyaran rupiah, lantaran kita merasa risih apabila di kantong kita berbunyi suara berisik karena benturan antar koin tersebut. Jadi amat wajar uang koin yang biasanya dianggap tak berharga ini hanya mampu menempati jabatan sebagai alat kerokan ala masyarakat tradisional jika terkena masuk angin.

Wah, salut ya dengan sikap hemat orang China ini? Lalu, bagaimana dengan kita? Apakah kita akan menyia-nyiakan uang koin yang kita miliki? Benar kata-kata bijak, rajin pangkal pandai hemat pangkal kaya.


Senin, 01 Oktober 2012

Unik, Olah Raga Lompat Unta di Yaman





Kalau para pria dari suku Nias jago olahraga Loncat Batu, maka pria suku Zaraniq yang tinggal di pantai barat Yaman, memiliki tradisi "loncat-loncatan" juga loh! Tapi berbeda dengan orang Nias, yang mereka loncati bukan batu, melainkan sederetan unta!

Inti dari olahraga ini adalah lari secepat mungkin untuk kemudian melompat dan melintasi sebanyak mungkin unta yang sedang berbaris. Pemenangnya adalah orang yang meloncati barisan unta yang terbanyak. Sebelumnya, para peserta loncat unta memakai pakaian tradisional warna biru yang digulungkan di sekitar pinggang sebelum mereka meloncat.


Sebenarnya, tradisi loncat unta ini sudah ada sejak zaman dahulu kala, tetapi sempat hampir terlupakan. Olahraga ini mulai dikenal lagi sejak para anggota suku Zaraniq mulai mempraktekkannya lagi baru-baru ini. Suku Zaraniq memang terkenal dengan kecepatan, kekuatan, dan keberaniannya di seluruh Yaman.

Acara loncat unta biasanya berlangsung ketika ada acara pernikahan dan al-Khamis, yaitu festival tahunan yang menandai berakhirnya musim sawit, serta diiringi oleh tarian dan nyanyian.


Sumber: viva.co.id

Buku Kosong Jadi Best Seller di Amazon



Sebuah buku berjudul ‘What Every Man Thinks About Apart From Sex’ (apa yang pria pikirkan selain sex) secara mengejutkan menjadi Best Seller atau kategori terlaris di situs Amazon.

Seberapa baguskah isinya…???

Begitu sampulnya dibuka kita hanya menemukan halaman putih hingga ke halaman terakhir.





Buku yang memiliki 200 halaman ini ternyata blank, alias kosong, alias tidak ada tulisan nya sama sekali. Buku tersebut dijual seharga £ 4,69 (hampir Rp 59.000).

“Buku itu memberikan kebebasan kepada kita kaum laki-laki untuk mengisi sendiri sesuai dengan judulnya,” kata Sheridan menjelaskan idenya.

“Dan saya tidak menyangka buku ini bisa mengalahkan buku-buku yang sudah ditulis oleh orang-orang jenius dengan pemikiran yang brilian dari segi penjualan.” tutur Sheridan Simove tamatan Oxford.

 
Sumber : viva.co.id